BERITA

  • Pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa Menjadi Kebanggaan Tersendiri Untuk SMA N 1 Sapuran

    Pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa Menjadi Kebanggaan Tersendiri Untuk SMA N 1 Sapuran

    Sapuran.Keterlibatan SMA N 1 Sapuran dalam Estafet Tunas Kelapa tahun2016 mendapatkam apresiasi tinggi dari warga sekolah dan masyarakatumum.Kegiatan yang dilakukan pada hari Sabtu (03/09/2016) membawa kebanggan tersendiri bagi warga SMA.

    Menurut Rini Erwindarti sebagai pembina kepramukaan SMA N 1 Sapuran, Estafet Tunas Kelapa ini bertujuan untuk meningkatkan semangat dan kedisiplinan para siswa serta meningkatkan kesatuan antar anggota gerakan pramuka.

    “Kegiatan ini melibatkan Kwaran Sapuran sebagai panitia, gudep semua sekolah di Sapuran sebagai peserta, Dewan Ambalan SMA N 1 Sapuran sebagai petugas dan pembawa bendera tunas kelapa, serta semua siswa sebagai penyambut.” kata Erwindarti.

    Sebenarnya kegiatan Estafet Tunas Kelapa ini dimulai dari Wonosobo melewati Kertek dan Kalikajar, lalu meuju Sapuran. Akan tetapi, karena pelaksanaan Jambore Ranting yang baru saja dilaksanakan oleh Kecamatan Kertek dan Kalikajar, mengakibatkan Estafet Tunas Kelapa harus dimulai dari Wonosobo langsung menuju Sapuran tidak sesuai dengan rencana awal. Hal ini mengakibatkan keterlambatan dan kegiatan yang seharusnya berlangsung pukul 09.00 WIB, seperti yang sudah dijadwalkan.Pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa yang dibawa oleh Gudep 11-087/11-088 SMA N 1 Sapuran ini berawal dari Lapangan Sapuran menuju Kepil.Dan mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat umum dan warga sekolah yang telah berjejer rapi di tepi jalan raya untuk menyaksikan secara langsung prosesi kegiatan Estafet Tunas Kelapa.

    “Kegiatan Estafet Tunas Kelapa ini sangat bagus dan berkesan karena mampu memberi contoh kedisiplinan dan semangat bagi siswa dan masyarakat.Kegiatan ini harus dilanjutkan.” ucap Puspa Meyana sebagai salah satu guru SMA N 1 Sapuran yang terlibat dalam kegiatan.

    Beberapa penyambut dari kelas X, XI, dan XII SMA N 1 Sapuran juga mengaku sangat senang dapat menyaksikan berlangsungnya kegiatan ini, meskipun keterlambatan dan cuaca panas sempat mengakibatkan banyak siswa merasa kecewa dan gerah, namun tetap mampu memberikan kesan bangga.

    “Kegiatan ini sangat bagus, mampu meningkatkan gerakan pramuka Indonesia.Dan kami merasa bangga atas SMA N 1 Sapuran sebagai petugas Estafet Tunas Kelapa Kwaran Sapuran tahun 2016.” ujar Bali Susanto selaku guru SMA N 1 Sapuran.

    Perasaan bangga juga dirasakan oleh seorang siswi SMA N 1 Sapuran yang mengemban tugas sebagai pembawa acara dalam kegiatan ini.

    “Bisa menjadi pembawa acara dalam acara yang diselenggarakan dua tahun sekali seperti ini, membuat saya merasa bangga karena ini merupakan acara yang cukup besar.” kata Risa Umayati, siswi SMA N 1 Sapuran. (Reporter : Wulan, XII MIPA 1)

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks